![]() |
| Gambar. Kondisi pekerjan HIPPA di Desa Purworejo, Kec. Pacitan. |
PACITAN – PATROLI-NUSANTARA.COM – Proyek pembangunan saluran irigasi HIPPA di Desa Purworejo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, menjadi sorotan setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian dimensi konstruksi pada bagian dinding saluran.
Berdasarkan pengamatan dan dokumentasi di lapangan, sejumlah titik pada dinding saluran dibuka atau digali untuk melihat susunan pasangan batu di bagian dalam konstruksi. Pengukuran kemudian dilakukan secara langsung pada bagian yang telah terbuka tersebut.
Hasil pengukuran di lapangan menunjukkan adanya bagian pasangan batu yang diduga memiliki ketebalan lebih tipis dibandingkan dimensi teknis yang seharusnya diterapkan dalam pekerjaan. Temuan tersebut terlihat pada lebih dari satu titik.
Kondisi itu menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan gambar rencana maupun spesifikasi teknis yang menjadi acuan proyek.
Selain persoalan ketebalan, susunan material pada bagian dalam dinding juga terlihat memiliki lapisan adukan yang relatif tipis di sejumlah bagian. Namun, untuk memastikan apakah kondisi tersebut benar-benar menyimpang dari spesifikasi, diperlukan pemeriksaan teknis oleh pihak yang berkompeten.
Proyek saluran irigasi tersebut berada di kawasan Dusun Mentoro, Desa Purworejo, Kecamatan Pacitan. Saat dilakukan pendokumentasian, pekerjaan konstruksi terlihat telah memasuki tahap penyelesaian.
Dugaan ketidaksesuaian spesifikasi menjadi perhatian karena dimensi dan kualitas pasangan batu merupakan bagian penting dalam menentukan kekuatan serta ketahanan konstruksi saluran irigasi.
Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari Pemerintah Desa Purworejo, pengurus HIPPA, serta pihak pelaksana pekerjaan mengenai spesifikasi teknis dan pelaksanaan proyek tersebut.
Pihak terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka, termasuk mengenai ukuran dinding yang tercantum dalam dokumen teknis serta hasil pemeriksaan terhadap konstruksi yang telah dikerjakan.
Apabila pemeriksaan teknis nantinya membuktikan adanya pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau gambar rencana, kondisi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Redaksi PATROLI-NUSANTARA.COM tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang berkaitan dengan proyek tersebut.
( Red )

